Hoaks Kupon GoPay Rp500 Ribu Kembali Viral di 2026
Hoaks Kupon GoPay Rp500 Ribu Kembali Viral di 2026, Gojek Pernah Tegaskan Ini Penipuan Sejak 2019
Penulis: Rara Aprilia ZMI
Editor: meli ZMI
Penipuan bermodus kupon digital kembali menjadi perhatian publik. Pada awal tahun 2026, pesan berantai yang mengatasnamakan GoPay kembali beredar luas di media sosial dan aplikasi pesan instan. Pesan tersebut menjanjikan hadiah kupon GoPay senilai Rp500.000 dengan iming-iming cukup meneruskan pesan ke puluhan kontak lain.
Fenomena ini bukanlah hal baru. Penipuan serupa pernah viral pada tahun 2019 dan bahkan sempat diberitakan secara luas oleh berbagai media nasional, salah satunya melalui website wow.tribunnews.com. Saat itu, pihak PT Go-Jek Indonesia secara tegas menyatakan bahwa informasi tersebut adalah hoaks dan tidak pernah dikeluarkan secara resmi oleh perusahaan.
Modus Lama, Pola yang Sama
Baik pada 2019 maupun yang kembali viral di 2026, pola penipuan yang digunakan terbilang sama. Pelaku membuat akun palsu yang menyerupai akun resmi Go-Jek di platform LINE. Akun tersebut kemudian mengirimkan pesan berisi klaim hadiah kupon GoPay dengan nominal besar dan batas waktu tertentu.
Setelah tautan dibuka, penerima pesan akan diarahkan untuk meneruskan informasi tersebut ke minimal 40 kontak lain agar kupon bisa “diaktifkan”. Pola ini sengaja dirancang untuk menyebarkan pesan secara masif dan cepat, sekaligus memanfaatkan kepercayaan masyarakat terhadap nama besar Go-Jek.
Klarifikasi Tegas dari Gojek Sejak 2019
Pada saat kasus ini pertama kali viral di tahun 2019, pihak Go-Jek Indonesia telah memberikan klarifikasi resmi. Mereka menegaskan bahwa tidak pernah mengeluarkan voucher gratis GoPay Rp500.000 melalui pesan berantai atau akun LINE tidak resmi.
Gojek juga menyatakan bahwa akun LINE yang menyebarkan pesan tersebut bukan akun resmi dan telah dilakukan koordinasi dengan pihak LINE hingga akhirnya akun palsu tersebut ditutup. Saat itu, Gojek menegaskan bahwa seluruh program promo resmi hanya disampaikan melalui:
- Aplikasi resmi Gojek
- Website resmi Gojek
- Akun media sosial resmi yang terverifikasi
Pihak perusahaan juga mengingatkan bahwa akun resmi LINE Gojek memiliki tanda verifikasi khusus berupa perisai hijau.
Kembali Viral di 2026, Masyarakat Diminta Lebih Cermat
Meskipun klarifikasi sudah disampaikan secara terbuka sejak 2019, fakta bahwa penipuan ini kembali viral di 2026 menunjukkan masih rendahnya literasi digital sebagian masyarakat. Banyak pengguna kembali tergoda oleh nominal besar tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.
Pakar keamanan digital menilai, penyebaran ulang hoaks lama ini terjadi karena masih banyak masyarakat yang:
- Mudah percaya pada pesan berantai
- Tidak memeriksa sumber resmi
- Langsung membagikan informasi tanpa konfirmasi
Padahal, kasus ini sudah jelas dinyatakan sebagai penipuan sejak bertahun-tahun lalu.
Pelajaran Penting bagi Masyarakat
Dari kembali viralnya kasus ini, terdapat kesimpulan penting yang perlu menjadi perhatian bersama. Masyarakat diharapkan lebih berpikir jernih, kritis, dan tidak gegabah dalam menerima maupun membagikan informasi, khususnya yang berkaitan dengan hadiah, uang, atau promo bernilai besar.
Nama besar sebuah perusahaan tidak boleh langsung dijadikan dasar kepercayaan tanpa bukti resmi. Klarifikasi dari pihak terkait, situs resmi, dan akun terverifikasi harus menjadi rujukan utama sebelum mengklaim atau menyebarkan informasi apa pun.
Kasus hoaks kupon GoPay Rp500.000 ini menjadi pengingat bahwa penipuan digital terus berevolusi, namun sering kali menggunakan pola lama yang sama. Ketika masyarakat lengah, modus lama pun dapat kembali memakan korban.
Dengan meningkatnya kesadaran dan kehati-hatian bersama, diharapkan masyarakat tidak lagi menjadi mata rantai penyebaran hoaks dan penipuan digital di masa mendatang.
Sumber:
https://wow.tribunnews.com/2019/06/14/hoaks-kupon-gopay-rp-500-ribu-di-line-ini-kata-gojek

Posting Komentar untuk "Hoaks Kupon GoPay Rp500 Ribu Kembali Viral di 2026"
Posting Komentar